CONTACT US

 
 +62-21-6386-1505  amc@advancemedicorp.com Facebook Twitter RSS GooglePlus Youtube

How To Maintenance Your Telescope?

 Posted by Marketing Media AMC
 14 July 2016 00:54
 Tips and Trick
Kita hanya akan membahas rigid telescope. Menjaga telescope untuk selalu dalam kondisi prima merupakan hal yang penting agar telescope anda awet dan tahan lama.

Dengan perawatan yang benar dan rutin maka, fungsi telescope anda akan selalu seperti baru dan memiliki usia pemakaian yang panjang. Seperti yang kita ketahui bersama, telescope memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap tindakan MIS (Minimal Invasif Surgery) dimana telescope ini berfungsi sebagai indera penglihatan kita ketika melakukan suatu prosedur.

Focus, kejernihan, ketajaman dan kenaturalan hasil gambar merupakan elemen yang sangat penting dalam prosedur MIS, maka perlakuan terhadap telescope haruslah special dan ditangani secara baik  dan benar. Kerusakan komponen atau tidak berfungsinya system pada telescope merupakan salah satu akibat yang dominan dari kurangnya perawatan.

Permasalahan yang paling umum terjadi pada telescope adalah:
1.   Gambar buram
2.   Muncul titik hitam pada hasil gambar
3.   Hasil gambar hitam pekat sehingga sama sekali tidak menampilkan gambar.

Pemasalahan diatas dapat muncul dari  beberapa faktor, diantaranya :
1.   Natural Deterioration merupakan penurunan kinerja Telescope secara alami akibat terjadi pemburukan/keausan pada fisik telescope selama pemakaian atau yang lebih umum kita kategorikan kedalam factor usia.
2.   Penurunan
Accelerated  Deterioration yang mengakibatkan menurunnya kinerja Telescope akibat kesalahan manusia (human error) sehingga dapat mempercepat kerusakan, hal ini lebih disebabkan karena tindakan dan perlakuan yang tidak seharusnya dilakukan terhadap telescope tersebut. Misalnya terjatuh, bersentuhan dengan instrument bipolar/monopolarsaat proses cutting/coagulation, perendaman dengan cairan desinfektan yang tidak  dianjurkan.

Gambar 1 diatas adalah gambar struktur dari sebuah rigid telescope, telescope terdiri dari susunan lensa- lensa kaca (rodlens) yang sangat sensitive dan serat fiber sebagai penghantar cahaya.Benturan dapat merusak susunan rodlens tersebut, dan efek  dari  rusaknya rodlens tersebut adalah terputusnya transmisi gambar dan cahaya sehingga akan berdampak gambar kabur atau bahkan gambar akan hitam pekat. Pada kondisi ini kerusakan sudah berada di level yang cukup tinggi.

Maka dari pada itu sangat dianjurkan teleskop memiliki tempat yang tersendiri baik  pada saat sterilisasi maupun pada saat penyimpanan.

Dalam usaha mencegah dan berusaha untuk menghilangkan kerusakan yang timbul, dibutuhkan cara dan metode untuk mengantisipasinya dengan melakukan kegiatan pemeliharaan.

Pemeliharaan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara atau menjaga peralatan dan penyesuaian/ penggantian yang diperlukan agar terdapat suatu keadaan yang memuaskan sesuai dengan apa yang direncanakan. Jadi dengan adanya kegiatan maintenance maka telescope dapat dipergunakan sebagai mana mestinya dan tidak  mengalami kerusakan yang mendadak selama dipergunakan untuk proses MIS.

Hasil yang diharapakan dari  kegiatan pemeliharaan Telescope (Telescope maintenance) ada dua hal sebagai berikut:
•    Condition maintenance yaitu mempertahankan kondisi Telescope agar berfungsi dengan baik  sehingga komponen-komponen yang terdapat dalam telescope juga berfungsi sesuai umur ekonomisnya.
•    Replecement maintenance yaitu melakukan tindakan perbaikan dan penggantian komponen telescope tepat pada waktunya sehingga dapat mencegah kerusakan sebelum kerusakan itu terjadi.



Perawatan yang harus dilakukan:
a.   Pembersihan secara berkala dengan menggunakan lens cleanser, dapat dilakukan satu kali dalam seminggu. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur dan kabut.

b.   Telescope termasuk peralatan medis yang sensitive terhadap panas, maka daripada itu perawatannya harus dilakukan secara Chemothermal. Hal ini berarti disinfektan sesuai untuk proses yang menggunakan mesin dan digunakan setelah tahap pembersihan. Temperature harus dibatasi pada semua tahap pembilasan dan pengeringan. Pada proses pengolahan chemothermal pembersihan dilakukan umumnya pada temperatur 60°C dan ditambahkan desinfektan khusus yang sesuai untuk perawatan menggunakan mesin, untuk kesesuaian konsentrasi dan lamanya waktu pemaparan.

c.   Tempat penyimpanan, ruang penyimpanan telescope merupakan satu bagian penting dalam proses perawatan telescope. Usahakan ruang penyimpanan adalah ruang yang tidak  lembab dan bersuhu hangat, untuk yang satu ini dapat kita modifikasi dengan pemasangan lampu di ruang penyimpanan dengan tujuan agar ruang penyimpanan selalu kering. Ruang penyimpanan yang lembab dapat menyebabkan tumbuhnya jamur pada telescope. (Fajar Apriandi).