CONTACT US

 
 +62-21-6386-1505  amc@advancemedicorp.com Facebook Twitter RSS GooglePlus Youtube

Masa Depan Neuroendoskopi

 Posted by Marketing Media AMC
 15 July 2016 05:10
 Artikel
Dr. Gentili memasuki Program Pelatihan Neurosurgical di University of Toronto pada tahun 1975, dan menjadi anggota dari Royal  College of Physicians dan Surgeons of Canada pada tahun 1980. Ia juga mendapatkan bea siswa dalam bidang bedah saraf di Rumah Sakit  St Michael, University of Zurich (di bawah pimpinan Profesor Yasagil), dan di National Hospital di London (di bawah Lyndsay Symon) 1979-1981. Dr Gentili selanjutnya bergabung dan didaulat menjadi staf Bedah Saraf di Rumah Sakit  Umum Toronto pada tahun 1982.  Saat ini ia adalah Profesor di Departemen Bedah dan Direktur Skull Base Centre di University of Toronto. Gentili sangat tertarik mendalami bidang neurosurgery terutama mengenai pembuluh darah, dan hipofisis. Dr. Gentil, dianggap sebagai guru yang luar  biasa dan telah melatih banyak dokter secara internasional. Bersama Gina sang istri,  kini ia memiliki dua putra, Michael dan David. MIS mewawancara beliau disela waktu bersantai mengunjungi Pulau Samosir saat acara 17 th Annual Scientific Meeting Of Indonesian Society Of Neurological Surgeons (PIT XVI PERSPEBSI)  yang diselenggarakan pada tanggal8 - 29 Nov 2012 at JW Marriot Hotel,  Medan. Berikut ringkasan wawancara.

Apakah menurut Anda kemajuan teknologi dapat  mempengaruhi kemajuan teknik pembedahan bedah saraf?
Penting untuk diketahui bahwa pembedahan sangat erat kaitannya dengan teknologi. Kemajuan pembedahan tergantung pada kemajuan teknologi. Endoskopi dalam pembedahan adalah sebuah inovasi yang signifikan dan penemuan baru. Hal ini menghasilkan pengaruh yang besar dan akan lebih besar lagi  di masa yang akan datang. Meskipun saat ini banyak prosedur pembedahan yang masih menggunakan pendekatan tradisional namun di masa yang datang diperkirakan akan terdapat banyak pengaruh pada aplikasi pembedahan, dimana tidak  hanya pada aplikasi pembedahan dasar skull base namun hingga pada aplikasi pembedahan yang lebih advance, seperti pembedahan intrakranial. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh teknologi yang signifikan dalam pembedahan secara keseluruhan.



Tantangan apa saja yang  dihadapi para ahli bedah saraf di masa datang? 
Terdapat beberapa tantangan dalam bidang pembedahan di masa yang akan datang, diantaranya:
•    Keamanan Pasien
Dokter harus memastikan tindakan pembedahan dilakukan dengan teknik dan teknologi yang aman. Kualitas hidup pasien menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pembedahan. Maka  dari  itu, kita harus mengembangkan teknik  dan teknologi yang lebih aman, dalam hal ini teknik  minimal invasif seperti endoskopi menjadi peran utama
karena dapat menjamin pembedahan dan intervensi yang lebih aman yang akan berujung pada peningkatan kualitas hidup pasien.
•    Masalah Tumor Biologi
Beberapa kasus pembedahan tumor tidak  dapat disembuhkan dengan pembedahan. Hal ini memberikan tantangan untuk menemukan teknik lain  yang dapat menyempurnakan pembedahan. Pengembangan biologi molekular akan menjadi hal yang kritis dalam pengembangan pembedahan di masa yang akan datang.
•    Tantangan dalam  Hal Keuangan 
Hal ini tidak  hanya terjadi pada negara berkembang, namun terjadi pada negara maju juga. Di Amerika Utara, selalu terdapat peningkatan masalah terkait dengan biaya health care.  Permasahalan kesehatan semakin banyak ditemukan seiring dengan proses penuaan dan bertambahnya usia dari  masyarakat, apalagi usia masyarakat di jaman sekarang yang lebih panjang. Hal ini menyebabkan anggaran kesehatan negara meningkat.
•    Pemberian Sistem Health  Care Terbaik
Kita harus menentukan sistem yang terbaik untuk memberikan health
care yang terbaik karena setiap orang layak  mendapatkan pengobatan
yang terbaik. Uang seharusnya bukan menjadi masalah dalam mendapatkan pengobatan yang terbaik. Hal ini menjadi tantangan di masa depan karena pengobatan akan menjadi lebih mahal karena berkaitan dengan pengembangan teknologi dan inovasi. Oleh  karena itu, kita harus menemukan cara untuk memberikan health care yang lebih baik  di seluruh dunia.
•    Informasi
Suatu saat akan menjadi sesuatu yang sulit,  dimana populasi pada suatu area mengetahui suatu infomasi yang tidak  diketahui oleh populasi di area lain.  Oleh  karena ini, information explotion melalui internet dan video conversation menjadi sesuatu yang kritis dalam penyampaian informasi sehingga terdapat keseragaman informasi di berbagai area, dalam hal ini berkaitan dengan keterbaruan infomasi mengenai pengobatan dan inovasi dalam pembedahan. Hal ini pada akhirnya menjadi tantangandalam penanganan isu global mengenai obat-obatan dan medical care.

Bagaimana  meningkatkan keahlian neuroendoscopy  seorang bedah syaraf ?
Pengaplikasian teknologi baru memerlukan pelatihan untuk memperoleh dan meningkatkan keahlian karena hal ini tidak didapatkan secara langsung dan otomatis. Pengamatan terhadap pengaplikasian teknologi tersebut perlu dilakukan untuk menambah wawasan. Namun tidak hanya cukup dengan melihat, keahlian tersebut juga perlu dipelajari
melalui course baik  berupa teaching course maupun cadaver course untuk mengaplikasikan teknik secara langsung pada kadaver. Adapun tahapan yang penting untuk dilakukan dalam peningkatan keahlian ini dimulai dengan membaca, kemudian mengamati,
cadaver course dan mempraktekkan sendiri dengan dimulai pada kasus yang paling sederhana, seperti pada pembedahan endoskopi skull base dapat dimulai dengan pembedahan tumor pada pituitary yang sederhana kemudian setelah cukup ahli  dalam hal tersebut, dapat melakukan pembedahan dengan teknik  yang lebih advance. 



Dalam pelatihan pembedahan
skull base sangat dianjurkan untuk mengambil program fellowship.
Di Amerika Utara, fellowship dilakukan setelah selesai melakukan training dan menjadi ahli  bedah
skull base. Fellowship dilakukan selama enam sampai dua belas bulan. Pada program ini, ahli bedah dapat mengamati dan melakukan tindakan dasar operasi pada berbagai macam kasus. Ahli bedah kemudian mendapatkan lisensi untuk melakukan prosedur ini. Program
ini sangat direkomendasikan karena tidak  hanya mempelajari teknik  neuro endoskopi namun teknik  tradisional klasik (pembedahan terbuka) juga dipelajari.

Apa tips Anda bagi pemula dibidang neuroendoscopy?
Kasus yang sederhana dan mudah merupakan kasus yang ideal sebagai pemula, seperti pembedahan pituitarypada skull base. Jika  telah terbiasa melakukan pembedahan pada area tengah skull base sepertipituitary, sellar, parasellar carotid, clival carotid, maka keahlian
dasar neuroendoskopi akan diperoleh dan prosedur yang lebih advance seperti meningioma, clival chordoma, craniopharyngiomas akan lebih mudah untuk dikerjakan.

Menurut saya, lebih baik  dimulai dari kasus yang mudah, karena jika dimulai dari  kasus yang rumit dan tidak  memiliki teknik  yang baik  akan beresiko menimbulkan komplikasi
dan mengancam keselamatan pasien. Hasil yang baik  pada kasus yang mudah, kemudian dapat meningkat secara bertahap ke keahlian pada penanganan kasus yang lebih advance. (Cepi,Ratih)